Shibuya on Prambors 102 FM
Setiap Hari Selasa
Mulai 19.00 - 21.00
SMS :
9123
Format :
p2(spasi)nama(spasi)umur(spasi)isi pesan
PHONE : (024)8310307
e-mail : prambors_shibuya@yahoo.com


Monday, May 4, 2009

SHIBUYA MATSURI
1 - 3 Mei 2009
ATRIUM JAVA MALL SEMARANG




Performances by
Aiden
After All
Zero Ni Yon
Extract Dragon
Mizu

Special Guest Star
Serempet Gudal
DnC (Yogya)

***

Para para by Gyaru wo Produce
Movie Corner
Cosplay Competition
and lot of fun...

***

Kompetisi Band
Berikut adalah band -band yang akan ikut berkompetisi di Shibuya Matsuri :
#Ogenki
#Ki Ni Iru (Yogya)
#The Lemonade
#GoS
#Leech (Yogya)
#Banana Suki (Magelang)
#Hayper's
#ReoN
#Sankyu
#Watershield (Yogya)
#Ruins Arc (Yogya)
#Shock n Aoi
#Saikoo no Shibui
#Neko
#High Tension
#Zanroku (Jakarta)
#Skynami Project (Yogya)
#Melody of Mozart
#The Imbisils
#Criminal Babies


***

DAY 1
Kamu harus melewati gerbang merah dan penjaga pintu (torii/mon) bernama Mas Kartun, hehehe, becanda... beberapa wadyabala juga udah stanby dari jam 9 pagi, menyiapkan segala sesuatunya dan menyempurnakan dekorasi venue yang boleh dibilang seadanya tapi maksimal ^^,


Dibuka oleh penampilan dari Para Para Dance by Gyaru wo Produce, mereka tampil total lewat dandanan dan kostum, bener-bener menjiwai!!


Nah MC untuk hari pertama adalah Wulan dan Ken..


Dilanjutkan oleh penampilan dari Band Kompetisi, yang beruntung mendapatkan nomer urut 1 adalah NEKO mereka tampil dengan dandanan ala visual kei dan tidak lupa make-upnya. Mereka membawakan lagu-lagu dari the Gazette, seperti Filth in the beauty dan Cassis. Dalam kompetisi kali ini, tiap band diperbolehkan membawakan 3 buah lagu atau dengan durasi 15 menit.


Dilanjutkan oleh High Tension, beranggotakan para 'pemain lama' di scene musik Jepang di Semarang (hehehe), mereka tampil maksimal (walau tampil di awal) membawakan lagu-lagu Haikara (High and Mighty Color), namanya pun sedikit mirip, sama-sama HIGH!!


Eits, sebenarnya hari pertama itu kita mengalami keterlambatan karena masalah teknis dengan pihak Java Super Mall dan baru bisa teratasi mendekati jam 12 siang, yang berarti bertepatan dengan sholat Jum'at. Jadilah waktu tampil kompetisi band diundur ^^, mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.
Sebagai catatan lain, Criminal Babies menyatakan mengundurkan diri karena salah satu personelnya mengalami musibah. Well, the show must go on, dengan beberapa perombakan rundown dan 'mengejar-ngejar' peserta kompetisi band untuk lebih cepat hadir di venue.
Walaupun telat, antusiasme pengunjung tetap tinggi, mungkin karena tertarik dengan gerbang merah itu kali ya..


Tidak lupa, beberapa stan juga terlihat ramai dikunjungi, mulai dari booth Prambors, LA Lights, Papillon, Ichiban, Stoic, dan Orenjichuu.



Juga diselingi pemutaran live YUI - Thank You My Teens yang cukup menarik minat pengunjung dan betah menonton di depan layar (maaf tidak bisa memutarkan film karena masalah teknis)


Band ketiga yang tampil adalah Sankyuu trio ini membawakan lagu dari Go!go!7188 yang cukup unik, sayang mereka tampil tidak maksimal, sang vokalis terlihat grogi.


Sangat disayangkan, band keempat, Criminal Babies mengundurkan diri, padahal band pendatang baru ini cukup membuat penasaran (terutama aho). Ok, selanjutnya adalah Ogenki, band ini tampil membawakan lagu dari Beat Crusaders - Tonight Tonight Tonight, dan 2 lagu dari Ajikan, mereka tampil cukup baik dari segi penguasaan materi.

Tidak lupa diselingi oleh Games dimana pengunjung ditantang untuk bisa menirukan gerakan Para para dance, walaupun terlihat simple, tapi butuh latihan dan konsentrasi tinggi untuk men-sinkron-kan gerakan dan lagu.


Selanjutnya, lagi-lagi band pendatang baru di scene musik Jepang di Semarang, mempunyai nama cukup aneh, Shock n Aoi, khusus membawakan lagu-lagu dari Ajikan, sang vokalis terlihat menghayati dan cukup menguasai panggung, muter-muter mulu dia. hehe


Chit-chat dengan Papillon (Komunitas Komik di Semarang), dan games dengan pengunjung.
Ehem, MC-nya yang cewe ganti dari Wulan menjadi Age.


Skynami Project, satu-satunya peserta kompetisi band di hari pertama yang berasal dari kota Jogjakarta, mereka tampil cukup rapi, dalam membawakan lagu Cage (Dir en grey), Redemption (Gackt) dan Pegasus Fantasy. Walaupun membawakan lagu-lagu yang terkesan maskulin dan gahar, sang vokalis, Inami tetap tampil maksimal!!


Ok, Banana Suki, satu lagi band dari kota tetangga, Magelang, tampil dengan vokalis cewe, mereka membawakan lagu-lagu dari YUI yang cukup familiar, sayang sekali, mereka tampak tidak menguasai panggung dan grogi, sang vokalis terlihat fals di beberapa bagian. Ayo, latihan lagi!!


The Lemonade, boleh dibilang band senior di scene musik Jepang Semarang, para personelnya pun tidak diragukan lagi kemampuannya, track record manggung mereka pun sudah cukup panjang, dan seperti yang kalian tahu, mereka tampil membawakan lagu-lagu L'Arc~en~Ciel yang sudah akrab di telinga pecinta musik Jepang. Boleh dibilang gayanya sangat mirip dengan band sejuta umat dari Jepang itu (no offense).
Btw, bagi yang mempunyai foto-foto The Lemonade, bagi-bagi dong... (gak sempat moto waktu mereka tampil)

Band ke-10 (terakhir) dalam kompetisi band Shibuya Matsuri hari pertama adalah The Imbisils. Mereka tampil dengan lagu-lagu 'klasik' seperti GO!! (Flow), Butterfly (Wada Kouji), dan Love is Dead (Psycho le cemu), cukup menarik perhatian penonton dan juri, mereka tampil bersemangat dan all-out. Salut!!


weits, sebelum penampilan dari Banana Suki dan The Lemonade, Shibuya Matsuri juga diramaikan oleh Igakusei, sebuah komunitas pecinta Cosplay yang cukup eksis di Semarang.



Band tamu buat hari pertama adalah Extract Dragon, walaupun terhitung band baru, tapi mereka bisa tampil beda, entah kenapa mereka terlihat tampil kurang bersemangat....
Mereka tampil membawakan Journey through the decade (Gackt), Au Revoir (Malice Mizer) dan Real My Place (Gilgamesh).


Band tamu kedua adalah Aiden, bukan Lia Aiden loh!. Hehe. Mereka tampil membawakan 4th avenue cafe (L'Arc~en~Ciel), Rainbows dan Cross Game (Alice nine), dan Silly God Disco (Gazette). Mereka mampu menaikkan semangat penonton walaupun sudah seharian datang ke Shibuya Matsuri, tampil cukup rapi dan ciamik (hehe bahasanya), serta tidak lupa dandanan yang cukup mencolok (ya, tidak biasalah) Good Job!! Lagi-lagi, (aho) tidak punya foto-foto mereka...

Acara yang dimulai jam 12.00 siang ini pun berakhir mendekat jam 9 malam. Fuuh, akhirnya selesai juga cobaan di hari pertama ini, rasa senang dan capek, semuanya terkumpul di badan dan jiwa (hayah)... Otsukaresama deshita!! (aho).

::: apabila ada kesalahan penulisan nama atau pemasangan foto jangan segan untuk menyampaikan dengan sopan :::

DAY 2
Di hari kedua, tanggal 2 Mei 2009, Shibuya Matsuri dimulai dari jam 11 siang. Diawali dengan pemutaran video untuk menghindarkan suasana sepi dan sekaligus menarik pengunjung untuk masuk melalui gerbang merah Shibuya Matsuri.

Tidak lupa wadyabala yang terus stand by di TKP dari pagi...


Kompetisi band kembali dilanjutkan, dimana hari kedua ini didominasi oleh band-band dari luar Semarang.
Walaupun agak telat hadirnya dan membuat panitia agak senewen, Saikoo no Shibui, band senior di Scene musik Jepang di Semarang ini tampil cukup bagus membawakan lagu seperti Frienger (Ai Otsuka) dan Life (YUI). Sang vokalis tampak menguasai lagu dan panggung, walaupun mengaku tidak cukup fit (maklum bandnya banyak).


Penampil selanjutnya adalah ReoN, band beraliran rock ini tampil membawakan lagu-lagu dari Gazette yang cukup familiar di telinga pecinta musik Jepang.


Band baru dari Semarang, Melody of Mozart naik ke panggung dengan tracklist yang boleh dibilang 'lama' seperti Love is dead (Psycho le cemu) dan Butterfly (Wada Kouji).

Selanjutnya ada Hayper's yang tampil membawakan lagu-lagu dari Laruku, seperti C'est la vie dan Stay Away. (maaf no photo nih ^^;)

Oiya, dua MC shift pagi kita adalah duo A, Anggie dan Age.


Yak, siapa yang berani ikut games??


Watershield, band yang datang dari kota gudeg, Yogyakarta tampil rapi dan atraktif dengan lagu-lagu rock seperti Silly God Disco dan Filth in The Beauty (Gazette). Mereka juga cukup komunikatif dengan penonton. (maaf gak ada fotonya juga ^^;)

Leech, band screamo yang membawakan lagu-lagu Dir en grey macam Disabled Complexes cukup menghentak dan membuat panitia kebingungan dan deg-degan, hehehe, ya karena cukup banyak yang harus dimaklumi saat tampil di mall...

Buat ngademin suasana maka tampillah Parapara dance dari Gyaru wo Produce.


Belum habis kebingungan kita, tampillah GoS, band yang khusus meng-cover lagu-lagu Maximum the Hormone ini sudah cukup mempunyai nama di scene musik Jepang di Semarang ini menghentak Shibuya Matsuri dengan duo vokalnya yang atraktif.


Ruins Arc, band yang mulai memasuki jalur indie dari Yogya ini membawakan lagu-lagu dari Dir en grey, macam Dozing Green dan Ryoujoku no Ame.


Rame banget yak...


Selanjutnya, lagi-lagi band dari Yogya yang unjuk kemampuan, Ki ni Iru, band yang cukup baru ini membawakan lagu Rainbows (alice nine.), au revoir (Malice Mizer) dan Silly God Disco (Gazette). Tidak lupa outfit mereka yang mirip dengan salesman, abisnya pake putih item sih ^^. Sayang sekali, sang vokalis tampak cukup di atas panggung.


Zanrokku, band paling jauh yang mengikuti kompetisi band di Shibuya Matsuri. Mereka jauh-jauh datang dari Jakarta untuk rela tampil di panggung kecil kita. Mereka menjadi penampil terakhir di kompetisi band hari Sabtu. Walaupun demikian mereka tampil menghentak dan maksimal lewat lagu-lagu Daikirai (Mucc) dan Redeemer (D'espairsRay) yang sayangnya hanya diketahui oleh beberapa orang saja.


Komunitas cosplay Archangel. Komunitas yang sebagian besar anggotanya adalah anak SMU ini tampil membawakan karakter dari Akatsuki (Naruto). Mereka tampil total dalam membawakan karakternya masing-masing.



Setelah break Maghrib, Shibuya Matsuri dibuka oleh penampilan Parapara dance by Gyaru wo Produce


Games lagggiiiiii...dan MCnya gantiiii
neng Anggie diganti oleh om Radit, hehehe...


Band tamu pertama di hari Sabtu ini adalah Zero ni yon. Mereka tampil dengan vokalis baru yang cukup imut ^^. Membawakan Run run run dan Dive into Yourself, sayang penampilan mereka terganggu oleh putusnya strap gitar sang gitaris. Better luck next time, ya..


After all, band yang cukup mumpuni skill-nya ini membawakan lagu-lagu dari alice nine, seperti Yami ni chiru sakura dan shunkashuuto.


Serempet Gudal, nah band inilah yang mampu menyedot perhatian seluruh isi mall. Tampil kocak, lucu dan menghibur lewat gaya dan lagu-lagunya yang beraroma keroncong pop. Mereka membawakan lagu andalan, andeng-andeng dan mampu membuat para penonton ikut bernyanyi bersama Salut!! Walaupun bukan dari scene musik Jepang, mereka mampu membuat suasana jadi 'panas'. Sekali-kali kita menghargai budaya lokal.
Tidak lupa mereka mengucapkan selamat ulang tahun kepada kota Semarang tercinta. Hayo, pasti gak ada yang ingat hari itu...hehehe..



Sebelumnya telah diumumin 5 besar band yang akan tampil di babak final kompetisi band Shibuya Matsuri pada hari Minggu, 3 Mei 2009. Mereka adalah
Skynami Project, The Imbisils, Watershield, Saikoo no Shibui dan The Lemonade.